Nyeri Leher, Hati-hati Hernia Nucleus Pulposus

Image result for sakit leher

CNNIndonesia.com

Jika nyeri leher, jangan dianggap remeh. bisa jadi itu adalah tanda kamu terserang hernia nucleus pulposus. Hernia Nucleus Pulposus adalah penyakit yang terjadi akibat saraf tulang belakang tertekan oleh bantalan ruas tulang belakang yang tergeser. Penyakit yang biasa disebut HNP ini merupakan kondisi saraf terjepit. Jika terjadi kamu akan merasakan nyeri di bagian punggung bagian bawah, sekitaran pinggang. Atau bahkan jika timbul nyeri di leher, ini bisa jadi karena HNP. 

Penyakit ini tidak seperti penyakit hernia lainnya yang harus ditangani dengan cara operasi. Karena hernia nucleus pulposus ini dapat sembuh sendiri tanpa diobati. Namun jika terasa sampai berbulan-bulan, kamu perlu menemui dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat karena harus ada pengobatan yang sesuai dengan kondisi tingkat kaparahannya. Kalau terasa sakit punggung ringan, itu berarti bantalan yang geser tidak menjepit saraf. namun jika terasa cukup sakit, berarti sebaliknya, sarafnya sedang terjepit. Biasanya ini terjadi di leher. Ini adalah tanda–tandanya yang harus kamu kenali tentang hernia nucleus pulposus adalah penyakit yang berbahaya. Mari menyimak.

1. Waspadai Jika Terjadi Nyeri Leher

Jika leher kamu terasa sakit, itu karena syaraf kamu terjepit. Dilansir dari alodokter.com, ini biasanya disebut sebagai HNP cervical. Gejalanya lebih spesifik, nyeri ini menjalar sakit juga hingga ke lengan. Tanda lainnya adalah kesemutan, otot kaku, dan merasa lemah. Selain itu, gejala yang dapat dirasakan adalah leher, bahu, dan lengan terasa seperti terbakar.. Selain leher, gejala HNP juga dapat terjadi di menyerang punggung bagian bawah. Gejala ini biasa disebut sebagai HNP lumbal. Sama dengan leher, hernia terjepit. Tapi di bagian punggung bawah atau pinggang. Gejala yang biasanya muncul adalah ketika bergerak, punggung bawah terasa sangat sakit. Gejala lainnya adalah nyeri tertusuk dari area punggung bawah  merambat ke salah satu tungkai. Selain itu, gejala yang timbul adalah otot terasa lemah di tungkai dan tiba-tiba seirng kesemutan.

2. Tangani Segera Dengan Terapi

Jika muncul tanda-tanda penyakit di atas, segeralah atasi dengan melakukan terapi maupun olahraga. Karena dengan olahraga, kamu dapat meminimalisir bahkan menyembuhkan sescara total penyakit tersebut. Dalam beberapa kasus, pengidap penyakit ini dapat sembuh ketika ia rajin berolahraga. Jadwalkanlah latihan rutin seperti peregangan dan penguatan tulang belakang dan otot sekitarnya. Ada baiknya juga untuk mengurangi sementara mengangkat beban yang berat hingga penyakit sembuh. Tapi bukan berarti sesseorang yang terserang penyakit ini hanya boleh berdiam diri, namun harus tetap aktif bergerak agar otot dan sendi-sendi tidak kaku. Namun jika gejala dirasakan cukup parah dan menyiksa, jalan yang paling tepat ditempuh adalah dengan cara melakukan operasi melalui rekomendasi dari dokter.

3. Pengobatan Terbaik Adalah Mencegah Penyakit

Tentu semua orang sepakat kalau pengobatan terbaik dari segala penyakit adalah mencegahnya. Jika kamu sedang dalam kondisi sehat, maksimalkanlah untuk terus menjaga kesehatan tubuh. Kamu harus rajin berolahraga rutin dan teratur. Dalam hal ini, untuk menghindari penyakit hernia nukleus pulposus adalah dengan cara berolahraga yang fokus pada penguatan otot di punggung dan tungkai. Contohnya adalah melakukan renang. Selain olahraga, pastikan segala hal yang dikonsumsi untuk tubuh tidak membawa penyakit, terutama hindarilah rokok. Karena merokok dapat mengurangi oksigen menuju tulang belakang.

3 hal di atas sangat penting untuk kamu perhatikan dan dilakukan. Karena dengan melakukan cara sederhana itu, kamu bisa terbebas dari penyakit sehingga dapat beraktivitas normal dalam keseharian tanpa dihantui kecemasan akan serangan penyakit.

Sumber: halodoc.com

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*